Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam menciptakan kreativitas serta usaha mandiri berbasis teknologi sebagai industri kreatif.

Wednesday, October 5, 2016

Desain Grafis, Industri Kreatif Dengan Memanfaatkan Perkembangan Teknologi Informasi

Indonesia negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia ini terus mengalami perkembangan. Pemulihan, perbaikan dan pengembangan di segala sektor terus digalakan. Hal ini tentu membawa dampak yang signifikan bagi kelangsungan perekonomian Indonesia. Tak dapat dipungkiri bahwa permasalahan ekonomi merupakan topik hangat pembicaraan para aktor perekonomian saat ini. Pemerintah pun telah berupayah mencari beberapa solusi guna mengatasi permasalahan-permasalahan perekonomian IndonesiaSalah satunya adalah  program Ekonomi Kreatif yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang merupakan teknologi paling pesat perkembangannya dan banyak diminati masyarakat saat ini

Konsep Ekonomi Kreatif sendiri merupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan  ide dan Stock of Knowledge dari Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Hal ini berarti ekonomi kreatif lebih menekankan kepada kreativitas, ide dan inovasi dari Sumber Daya Manusia (SDM) itu sendiri. Dengan adanya ekonomi kreatif, kita akan menjadi semakin kreatif dalam menyajikan produk-produk dalam negeri dan ini juga dapat membuka pasar persaingan produk-produk baru yang lebih inovatif, sehingga kita dapat meningkatkan daya saing produk nasional dalam menghadapi pasar Internasional. Selain meningkatkan daya saing produk nasional, ekonomi kreatif juga dapat membuka peluang seseorang untuk berwirausaha. Dengan adanya ekonomi  kreatif, banyak industri-industri kreatif yang bemunculan. Tentunya dengan banyaknya industri kreatif maka tentu saja hal ini akan membuka peluang untuk berwirausaha. Perlu kita ketahui bahwa budaya wirausaha yang tumbuh secara alami dalam suatu keluarga atau kelompok masyarakat Indonesia merupakan suatu aset yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia. Sebab, penumbuhkembangan budaya wirausaha sangat menjanjikan harapan cerah bagi terciptanya sumber daya manusia yang mandiri, kreatif dan inovatif. 

teknologi-informasi-usaha-desain-grafis

Oleh karena itu, terpikirlah sebuah usaha yang kreatif, inovatif dan mandiri yakni industri kreatif dalam bidang desain grafis. Industri ini bergerak di bidang Industri desain. Industri desain merupakan sebuah kreativitas yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang terkait dengan kreasi desain grafis, desain interior, desain produk, desain industri, konsultasi identitas perusahaan dan jasa riset pemasaran serta produksi kemasan dan jasa pengepakan. Design grafis merupakan salah satu industri kreatif yang memiliki peluang besar dalam dunia usaha. Di Indonesia, industri desain grafis terbilang masih sedikit. Padahal, kalau di lihat dari peluang usaha yang di miliki dari industri desain grafis ini cukup besar. Seorang Grafis Desainer adalah orang yang bekerja pada bidang desain grafis. Desain grafis sendiri merupakan suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Umumnya desain grafis dilakukan menggunakan perangkat komputer dan aplikasi-aplikasi untuk mendesain. Hanya dengan bermodalkan ide, kreativitas, dan imajinasi seseorang sudah dapat membuat sebuah desain. Industri desain grafis ini biasanya dimanfaatkan dalam pembuatan logo, desain poster, desain spanduk, dan semacamnya. 

Salah satu contoh dari kreativitas dari usaha desain grafis ini misalnya desain logo, banyak perusahaan-perusahaan, instansi-instansi, organisasi-organisasi dan semacamnya yang membutuhkan jasa pembuatan logo untuk menjadi lambang dari perusahaan atau instansi mereka. Di sinilah peran grafis desainer. Mereka kemudian merancang logo dari perusahaan tersebut sesuai dengan keinginan perusahaan tersebut. Omset pendapatan untuk pembuatan logo ini sendiri terbilang sangat menggiurkan. Bagaimana tidak, untuk setiap satu logo yang dikerjakan oleh grafis desainer profesional yang kurang lebih memakan waktu sekitar 1 atau 2 jam, mereka bisa mendapat penghasilan sekitar Rp 1.500.000,00. Hasil yang sangat menggiurkan untuk suatu pekerjaan membutuhkan waktu yang relatif singkat. 

teknologi-informasi-usaha-mandiri

usaha-kreatif-kemajuan-teknologi-kreativitasindustri-kreatif-desain-grafis-teknlogi-kreativitas

Pengembangan lainnya dari industri desain grafis yakni usaha percetakan. Prospek dari usaha ini pun cukup menjanjikan. Melihat banyaknya masyarakat yang membutuhkan jasa percetakan maka usaha ini dirasakan sangat menguntung di era globalisasi saat ini. Fungsi dari percetakan ini sendiri yaitu mereka menyediakan jasa berupa percetakan spanduk, brosur, undangan, poster dan lain-lain. Sekarang kita lihat bagaiman para aktor desain grafis bekerja pada usaha ini. Para grafis desainer dituntut untuk merancang konsep dari produk yang diinginkan oleh konsumen.

Mereka biasanya merancang berdasarkan keinginan dari konsumen, baik itu berupa kartu nama, spanduk, dan semacamnya. Bagaimana dengan omset penghasilannya? Luar biasa, untuk brosur ukuran A4 mereka bisa meraup keuntungan sekitar Rp 500.000,00, kemudian untuk sebuah poster ukuran A3 mereka bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 800.00,00. Bayangkan jika mereka dituntut untuk mendesain 5 sampai 6 brosur atau poster, omzet yang mereka dapatkan bisa sangat besar. Omset pendapatan yang sungguh luar biasa untuk suatu industri kreatif seperti ini. 

Selain beberapa peluang usaha di atas, ternyata usaha desain grafis sebagai industri kreatif juga dapat diaplikasikan dengan beberapa industri-industri kreatif lainnya, salah satunya pada teknik arsitektur. Seiring dengan terus berkembangnya dunia desain grafis, dengan menggunakan aplikasi-aplikasi software tertentu kita sudah dapat merancang sebuah rumah, kolam berenang dan semacamnya. Hal ini tentu membuka kembali peluang usaha dari usaha grafis desainer kedepannya. Dengan adanya usaha desain grafis sebagai slalah satu industri kreatif yang mengedepankan hasil cipta kreativitas dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi maka hal ini akan membuka peluang besar kepada masyarakat untuk berwirausaha. Mengingat usaha desain grafis ini terbilang jarang di Indonesia, padahal prospek usaha yang ditawarkan industri ini cukup besar. Industri ini juga terbilang mudah dan mandiri sebab seseorang bisa menjalankan usaha ini hanya dengan bermodalkan ide, kreativitas, inovasi, mata, tangan dan tentunya komputer sebagai media desain dalam penerapan ilumu teknologi informasi dan komunikasi itu sendiri, seseorang sudah dapat membuka industri kreatif ini.

Teknologi-dan-kreativitas-usaha-kreatif
Usaha Percetakan - Desain Brosur
Karena industri ini terbilang sedik, untuk itu bagaimana cara kita meningkatkan industri ini kedepannya? Di sinilah peran remaja kembali dibutuhkan. Remaja sebagai generasi penerus bangsa juga harus mampu menjalankan industri-industri kreatif di Indonesia. Sebab, remajalah nantinya yang akan terus mengembangkan konsep ekonomi kreatif ini. Dengan melihat tingginya kreatifitas dari para remaja, hal ini menjadi modal besar untuk menarik para remaja untuk terjun pada industri grafis desainer ini. Para remaja yang ingin terjun pada industri ini cukup dibekali pelatihan mendesain dan pelatihan berwirausaha agar para remaja ini siap untuk membuka usaha industri kreatif grafis desainer. Oleh karena itu, dengan industri kreatif grafis desainer diharapkan kedepannya industri ini dapat menjadi salah satu industry yang berkembang di Indonesia. Sehingga industri kreatif seperti ini dapat turut andil dalam perekonomian Indonesia.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews